Perusahaan Pembiayaan

 

Badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dan atau barang modal.
Kegiatan Usaha Perusahaan Pembiayaan Berdasrkan Pasal 2 POJK No.29 / POJK.05 / 2014

 

Kegiatan Usaha Perusahaan Pembiayaan meliputi :

  1. Pembiayaan Investasi
  2. Pembiayaan Modal Kerja
  3. Pembiayaan Multi Guna
  4. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan OJK
   
1. Pembiayaan Investasi 3. Pembiayaan Multi Guna

Kegiatan Pembiayaan Investasi ditujukan untuk Debitur berbentuk badan usaha atau orang perseorangan yang memiliki usaha produktif dan/ atau yang memiliki ide-ide untuk pengembangan usaha produktif.
Pembiayaan Investasi dilakukan dengan cara :

  1. Sewa Pembiayaan (Finance Lease)
  2. Jual dan Sewa-Balik (Sale and Leaseback)
  3. Anjak Piutang dengan jaminan
  4. Pembelian dengan pembayaran secara angsuran
  5. Pembiayaan Proyek
  6. Pembiayaan Infrastruktur
  7. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan OJK

Pembiayaan Multi Guna dilakukan dengan cara :

  1. Sewa Pembiayaan (Finance Lease)
  2. Pembelian dengan pembayaran secara angsuran
  3. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan OJK
2. Pembiayaan Modal Kerja 4. Tips memilih perusahaan pembiayaan

Kegiatan Pembiayaan Investasi ditujukan untuk Debitur berbentuk badan usaha atau orang perseorangan yang memiliki usaha produktif dan/ atau yang memiliki ide-ide untuk pengembangan usaha produktif.
Pembiayaan Modal Kerja dilakukan dengan cara :

  1. Jual dan Sewa-Balik (Sale and Leaseback)
  2. Anjak Piutang dengan jaminan
  3. Anjak Piutang tanpa jaminan
  4. Fasilitas Modal Usaha
  5. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan OJK

Kenali manfaat dan resiko  produk jasa keuangan Perusahaan Pembiayaan dengan baik:

  1. Pada saat menandatangani perjanjian pembiayaan, selalu pastikan dan tanyakan kepada petugasnya, Berapa rupiah jumlah angsuran setiap bulan dan setiap tanggal berapa pembayaran angsurannya (biasanya disebut tanggal jatuh tempo).
  2. Selalu pastikan dan tanyakan: Berapa persen dendanya per hari apabila terlambat membayar angsuran.
  3. Selalu pastikan dan tanyakan: Di mana saja bisa membayar angsuran, misalnya :  Giro/ Check, Transfer, ATM Bank, gerai supermaket (disebut pembayaran online), Kantor Perusahaan Pembiayaan, atau melalui Petugas Penagihan (Collector) yang datang ke rumah, dan berapa biaya tambahan masing-masing (jika ada).
  4. Selalu pastikan dan tanyakan: Call Centre (pusat layanan) perusahaan pembiayaan tersebut sehingga apabila terdapat sesuatu yang kurang pas dengan pelayanan, bisa menyampaikan keberatan secara langsung.
  5. Selalu pastikan dan tanyakan: Jika terjadi kehilangan, kerusakan, dan kecelakaan atas barang yang dibiayai, bagaimana proses klaim asuransinya dan apa saja yang harus dipersiapkan agar klaim asuransinya dapat segera cair.
  6. Selalu pastikan dan tanyakan: Berapa lama jaminan pembiayaan dapat diambil setelah semua angsuran pokok dan denda dilunasi.
  7. Selalu pastikan dan jangan malu bertanya semua hal di atas sebelum tanda tangan perjanjian pembiayaan dengan pihak perusahaan pembiayaan.
Mashill Finance terdaftar dan diawasi oleh

2017 PT Mashill Internasional Finance. All rights reserved.